Postingan

Belakang rumah

 Sedari pagi, awan telah gelap. Matahari enggan bersinar. Hawa dingin menyelimuti suasana pagi ini. Tubuh pun enggan beranjak. Aku paksa bangun dan segera ke kamar mandi untuk sekedar cuci muka. Langsung berangkat mencari keperluan yang kubutuhkan.  Tak lama , aku kerjakan seperlunya dan segera terselesaikan. Dan ternyata mereka senang dengan itu. Bahwa hidup perlu sirkulasi. Bahwa hidup perlu oksigen. Bahwa hidup perlu gelombang. Besok, mungkin akan berlanjut. Setelah sirkulasi itu tercukupi. Air yang keruh itu perlu disaring dengan beragam lapisan. Pun demikian, dengan suara dan beragam pembicaraan yang kita dengar selama ini. 

Senja

Kembalilah pada senja Setelah sekian masa kamu berjalan Tampak peluh mengering Terusap kasar tangan Kembalilah pada senja Menyambut hadir malam Lepas lelah seharian Menuju terang fajar esok Kembalilah pada senja Untuk sambut terang fajar. 

HARMONI KEHIDUPAN

  KETERATURAN SOSIAL [1] Dalam kehidupan bermasyarakat, kita tentu menginginkan agar bisa hidup dalam kondisi damai dan harmonis. Hal ini bisa diwujudkan jika setiap individu bisa menerapkan keteratuan sosial, sehingga terciptanya suatu keselarasan dalam lingkungan bermasyarakat. Pertanyaannya, apa itu keteraturan sosial? Keteraturan sosial merupakan suatu gambaran terhadap keadaan masyarakat yang terbina secara tertib sebagai hasil dari interaksi sosial masyarakat, yang sejalan dengan nilai dan norma yang berlaku. Kondisi tenang dan damai dalam suatu lingkungan, dimana interaksi sosial antar warganya bisa berjalan dengan baik menjadi indikasi terciptanya suatu keteraturan sosial. Kendati demikian, kondisi ini tidak bisa terjadi dengan sendirinya, melainkan harus terus diusahakan oleh setiap warga dengan menciptakan kesadaran diri agar mampu menjaga kondisi harmonis satu sama lain dan menjunjung tinggi nilai dan norma yang berlaku. Menurut proses terbentuknya, maka ketera...

Harmoni

 Keteraturan alam semesta bukti keharmonisan jagat raya. Siang malam silih berganti. Terang dan gelap bergantian. Panas dan dingin saling menunggu. Demikian hal nya dalam keseharian hidup ini. Terkadang senang, tapi terus sedih. Sedih yang melanda tak perlu diratapi terus, karena setelahnya akan muncul kebahagian. Itulah harmoni hidup ini. Bila hujan tiba, pasti akan tiba saat reda. Bila susah melanda, bahagia akan bersua.

Menulis

 Bagi sebagian besar orang, budaya lisan sangat dominan. Budaya bercerita terjadi turun temurun. Cerita yang tersaji itu tentunya akan awet bila tertulis rapi dalam sebuah buku. Kegiatan menulis, mungkin bagi sebagian kita adalah hal sederhana. Tapi dengan adanya tulisan, jejak cerita riwayat akan terbaca dan tersimpan dengan rapi. Tidak hanya bagi saat ini tapi di masa yang akan datang. Kelak orang-orang akan bisa melihat dan mempelajari kita dari jejak tulisan. Banyak manuskrip dan buku sejarah yang ada. Dengannya kita bisa memotret dan melihat jelas kondisi masa lalu. Selain dari pada itu, proses kreatif menulis membutuhkan banyak wawasan dan khazanah bacaan dari penulis. Semangat menulis untuk sejarah kita di masa depan. 

modul