HARMONI KEHIDUPAN

 

KETERATURAN SOSIAL[1]

Dalam kehidupan bermasyarakat, kita tentu menginginkan agar bisa hidup dalam kondisi damai dan harmonis. Hal ini bisa diwujudkan jika setiap individu bisa menerapkan keteratuan sosial, sehingga terciptanya suatu keselarasan dalam lingkungan bermasyarakat. Pertanyaannya, apa itu keteraturan sosial?

Keteraturan sosial merupakan suatu gambaran terhadap keadaan masyarakat yang terbina secara tertib sebagai hasil dari interaksi sosial masyarakat, yang sejalan dengan nilai dan norma yang berlaku. Kondisi tenang dan damai dalam suatu lingkungan, dimana interaksi sosial antar warganya bisa berjalan dengan baik menjadi indikasi terciptanya suatu keteraturan sosial.

Kendati demikian, kondisi ini tidak bisa terjadi dengan sendirinya, melainkan harus terus diusahakan oleh setiap warga dengan menciptakan kesadaran diri agar mampu menjaga kondisi harmonis satu sama lain dan menjunjung tinggi nilai dan norma yang berlaku.

Menurut proses terbentuknya, maka keteraturan sosial di dalam masyarakat terjadi melalui beberapa tahapan, antara lain :

Tertib Sosial

Tertib sosial adalah kondisi suatu kelompok atau masyarakat yang teratur, dinamis, dan aman. Tertib sosial terbentuk akibat adanya hubungan yang selaras antara tindakan dengan nilai dan norma sosial.

Order

Order adalah sistem norma dan nilai yang diakui serta dipatuhi oleh masyarakat. Tahap ini dapat dicapai ketika setiap individu melaksanakan hak dan kewajibannya.

Keajekan

Keajekan adalah keteraturan yang sifatnya tetap sebagai hasil dari hubungan antara tindakan, nilai, dan norma sosial yang dilaksanakan dengan konsisten sehingga terpelihara dalam tindakan. Tahap ini terwujud ketika setiap individu telah melaksanakan hak dan kewajibannya sesuai sistem norma dan nilai sosial yang berkembang.

Pola

Pola ada corak hubungan yang tetap dalam interaksi sosial yang dijadikan model bagi semua anggota kelompok. Tahap ini tercapai ketika keajekan tetap terpelihara atau teruji dalam berbagai situasi.

Oleh karena itu, jika dirangkai maka proses terbentuknya keteraturan sosial adalah sebagai berikut : tertib sosial warga menghasilkan suatu order (adat-istiadat), yaitu perilaku yang diikuti oleh hampir sebagian anggota masyarakat. Selanjutnya, order menjadi keajekan dalam masyarakat. Keajekan dalam perilaku tersebut pada perkembangan selanjutnya akan menghasilkan pola sehingga terciptalah suatu keteraturan



[1][1] https://www.kelaspintar.id/blog/tips-pintar/pengertian-keteraturan-sosial-dan-tahapan-terjadinya-10965/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harmoni

Menulis